Karyawan milenial kini mendominasi banyak perusahaan di Indonesia. Di mana, lebih dari 50% karyawan dalam sebuah perusahaan diisi oleh generasi milenial. Hal ini terbukti dalam survei Indonesian Mllenial Report 2019 yang menyebutkan bahwa terdapat 70% lebih karyawan dalam perusahaan adalah generasi milenial. Inilah yang membuat perusahaan harus memutar otak untuk menentukan strategi mengelola karyawan milenial yang tepat, salah satunya dalam menentukan benefit karyawan.

Dengan memberikan benefit yang menarik, kamu bisa lebih mudah merekrut karyawan baru maupun mempertahankan karyawan lama. Tapi tahukah kamu benefit apa yang paling diinginkan dan diminati oleh karyawan milenial?

Fleksibilitas Jam Kerja

Masing-masing perusahaan memiliki aturan jadwal dan waktu kerja yang berbeda. Umumnya jadwal kerja perusahaan adalah Senin sampai Jumat, jam 09.00 sampai jam 18.00. Jika kamu masih menggunakan aturan ini, mungkin kamu akan sulit mendapatkan ataupun mempertahankan karyawan di generasi milenial. Kenapa? Karena mereka lebih menyukai dan menginginkan jadwal kerja yang lebih fleksibel dan bisa dilakukan di mana saja.

Kamu bisa coba membuat aturan atau kebijakan jam kerja yang fleksibel dan cobalah buat kebijakan bekerja dari rumah atau work from home, misalnya satu minggu sekali.

Benefit WFH ini tentu tidak merugikan perusahaan dan sangat diharapkan karyawan milenial. Di mana, mereka bisa menghemat gaji, waktu, dan juga tenaga. Namun, untuk membuat kebijakan ini, pastikan kamu telah membuat aturan yang sesuai, misalnya karyawan yang WFH harus fast respons atau tetap harus menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline, dan sebagainya.

Program Pengembangan Skill

Bukan hanya gaji yang tinggi, karyawan millennial juga mengharapkan benefit yang bisa membantu mereka untuk berkembang. Hal ini akan mempengaruhi karir mereka dalam jangka panjang. Untuk memberikan benefit satu ini, kamu bisa memberikan fasilitas berupa training atau workshop pengembangan diri.

Bagi karyawan, mendapatkan workshop pengembangan diri seperti leadership training, management training, ataupun skill training yang lebih spesifik sesuai pekerjaan mereka bisa membantu mereka mengasah keterampilan sekaligus menjadi bekal memajukan karir kedepannya.

Bukan hanya memberikan manfaat bagi karyawan. Dengan memberikan benefit satu ini, kamu sebagai manajemen perusahaan juga akan mendapat keuntungan. Di mana, karyawan kamu bisa memiliki skill terbaik yang akan berpengaruh kepada kinerja bisnis.

Tunjangan Transportasi atau Tempat Tinggal

Tunjangan transportasi maupun tempat tinggal juga menjadi salah satu fasilitas tambahan yang banyak diharapkan karyawan milenial. Apalagi jika karyawan tersebut tinggal jauh dari kantor.

Untuk memberikan tunjangan transportasi, pastikan kamu menanyakan terlebih dulu kebutuhan karyawan tersebut, dan cobalah sesuaikan dengan kebutuhan mereka. Jika mereka menggunakan kendaraan pribadi, maka kamu bisa menjamin uang bensin, parkir, atau tol. Sedangkan, jika karyawan menggunakan transportasi umim kamu bisa menyediakan mobil dinas atau jemputan, atau bisa juga memberikan akun transportasi online perusahaan.

Selain tunjangan transportasi, kamu juga bisa menawarkan tunjangan tempat tinggal untuk karyawan yang tinggal di luar kota. Kamu bisa coba menyediakan mes atau menanggung biaya kos atau rumah. Perjelas juga seperti apa perjanjian pembiayaannya, seberapa lama kontrak berlaku, dan sebagainya.

Pinjaman Karyawan

Tidak ada yang bisa menjamin seseorang tidak memiliki kebutuhan darurat. Biasanya, ada beberapa karyawan dengan gaji pas-pasan membutuhkan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan darurat seperti untuk memperbaiki gadget, biaya pengobatan, dan sebagainya.

Ketika karyawan membutuhkan dana darurat untuk memenuhi kebutuhannya, mereka biasanya akan meminjam ke bank atau pinjaman online. Jika hal ini terjadi, secara tidak langsung akan mempengaruhi kinerja dan produktivitas mereka di kantor.

Sebagai perusahaan yang baik dan mempedulikan karyawan, ada baiknya kamu memberikan fasilitas pinjaman karyawan. Namun, sebelum memberikan fasilitas ini pastikan kamu memiliki anggarannya. Karena jika tidak, hal ini justru akan membuat arus kas bisnis menjadi buruk.

Nah, jika kamu tidak memiliki anggaran namun tetap ingin memberikan fasilitas satu ini, kamu bisa memanfaatkan aplikasi Kini.id. Dengan Kini.id, kamu bisa memberikan pinjaman yang diambil dari gaji karyawan yang secara teknis sudah menjadi hak mereka tanpa harus mengganggu keuangan bisnis.

Misalnya, karyawan kamu telah menyelesaikan pekerjaan selama 10 hari, maka karyawan bisa mengajukan pinjaman sebesar 10 hari gaji. Di mana, nantinya uang yang mereka gunakan bisa kamu potong di tanggal gajian. Kamu juga tidak perlu mengeluarkan uang di depan untuk membayar pinjaman atau gaji mereka, karena semuanya akan diurus oleh Kini, dan kamu bisa membayarnya saat tanggal gajian setelah memotong gaji karyawan tersebut.

Dengan begitu, kamu bisa memberikan benefit karyawan tanpa harus mengganggu keuangan bisnis, dan karyawanmu pun bisa keluar dari masalah finansial. Jadi tunggu apalagi? Daftarkan perusahaan dan karyawan kamu di aplikasi Kini.id.