Istilah earned wage access atau gaji instan baru-baru ini menjadi perbincangan oleh beberapa karyawan di perusahaan. Di mana, earned wage access atau EWA menjadi salah satu benefit yang akhir-akhir ini ditawarkan perusahaan ke karyawannya. Namun, saat ini masih banyak orang yang menganggap earned wage access atau gaji instan sama dengan kasbon. Hal ini karena, gaji instan sering dianggap sebagai solusi ketika karyawan membutuhkan dana darurat. Namun, ternyata kasbon dan gaji instan adalah dua hal yang berbeda. Apa beda kasbon dan gaji instan?

Beda Kasbon & Gaji Instan

Sebagai pihak perusahaan, kamu harus tahu bahwa saat ini kebutuhan karyawan semakin meningkat. Hal inilah yang membuat perusahaan harus bisa memberikan benefit terbaik untuk membantu karyawan secara finansial. Dengan begitu, karyawan pun bisa lebih loyal terhadap bisnis dan membantu bisnis lebih berkembang dengan cepat.

Salah satu benefit yang sering diberikan perusahaan sebagai solusi finansial karyawan adalah pemberian kasbon karyawan. Namun nyatanya, kasbon bukanlah benefit yang cocok untuk seluruh karyawan. Kenapa? Biasanya perusahaan memberikan persyaratan bagi karyawan yang ingin melakukan kasbon, misalnya karyawan boleh mengajukan kasbon ketika mereka sudah berstatus karyawan tetap atau sudah bekerja selama 1 tahun. Selain itu, karyawan pun bisa mengajukan kasbon dengan nominal besar, bisa lebih dari 2x gaji sebulan.

Sedangkan, saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang menawarkan Earned Wage Access atau gaji intan sebagai solusi finansial karyawan. Di mana, dengan benefit satu ini, seluruh karyawan juga bisa menikmatinya tanpa perlu menunggu berstatus karyawan tetap. Namun, nominal yang diberikan pada benefit ini tidak terlalu besar seperti kasbon, yaitu maksimal jumlah gaji dari hari kerja yang telah diselesaikan. Misalnya, jika saat ini karyawan A telah menyelesaikan 10 hari kerja, maka ia hanya boleh mengambil gaji di muka dengan maksimal gaji 10 hari.

Cara Kerja Kasbon & Gaji Instan

Kasbon merupakan pinjaman karyawan yang diberikan perusahaan berupa uang tunai dengan jumlah yang bervariasi. Umumnya besaran pinjaman yang diberikan tersebut ditentukan berdasarkan lamanya karyawan bekerja. Semakin lama karyawan bekerja, semakin besar pinjaman yang bisa ia dapatkan. Kemudian, pinjaman tersebut nantinya akan dicicil dengan cara mengurangi gaji karyawan. 

Sedangkan, earned wage access bisa dinikmati oleh seluruh karyawan sebagai gaji instan. Di mana, karyawan bisa menikmati gaji di muka tanpa harus menunggu tanggal gajian. Di mana, uang yang bisa mereka ambil, maksimal sebesar hari kerja yang telah mereka selesaikan. Kemudian, di tanggal gajian nantinya, karyawan akan dikenakan potongan gaji sesuai dengan jumlah uang yang telah mereka ambil sebelum tanggal gajian.

Kebutuhan Karyawan yang Bisa Diselesaikan dengan Kasbon Vs Gaji Instan

Umumnya, perusahaan bisa memberikan kasbon dengan jumlah yang besar, minimal 1x gaji, bahkan ada juga perusahaan yang bisa memberikan lebih dari 4x gaji sebulan. Oleh karena itu, biasanya kasbon ini sering digunakan karyawan untuk memenuhi kebutuhan dengan biaya yang cukup besar seperti biaya untuk menikah, biaya pendidikan anak, biaya renovasi rumah, dan sebagainya.

Sedangkan, gaji instan bisa diajukan oleh seluruh karyawan tanpa perlu menunggu 1 tahun atau setelah menjadi karyawan tetap. Namun, gaji instan ini memiliki nominal yang terbatas, yaitu maksimal sejumlah hari kerja yang telah diselesaikan karyawan. Oleh karena itu, biasanya gaji instan ini digunakan untuk keperluan darurat dengan jumlah kecil seperti biaya rawat jalan ketika sakit, biaya transport, biaya kendaraan yang rusak seperti ban bocor, ganti ban, atau sebagainya.

Dampak Kasbon bagi Perusahaan

Meski kasbon bisa membantu karyawan, namun benefit ini punya risiko bagi perusahaan. Misalnya saja, karyawan jadi ketergantungan pinjaman, risiko gagal bayar, hingga bisa mengganggu arus kas perusahaan.

Solusinya, perusahaan bisa mengganti benefit kasbon menjadi benefit pembayaran gaji instan atau earned wage access (EWA). Dengan benefit ini, karyawan bisa  menarik gajinya kapan pun dan di mana pun dengan jumlah yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan karyawan.

Untuk memberikan benefit satu ini tanpa perlu mengganggu arus kas perusahaan, kamu bisa memanfaarkan aplikasi KINI.id. Dengan aplikasi KINI.id, perusahaan bisa memberikan benefit earned wage access tanpa perlu mempersiapkan anggaran, tanpa perlu mengganggu arus kas, maupun mengubah laporan keuangan. Jadi tunggu apalagi? Daftarkan seluruh karyawan kamu di aplikasi KINI.id dan berikan kemudahan pembayaran gaji di muka untuk seluruh karyawan!