Bingung dengan Tuntutan Karyawan? Coba Hadapi dengan 9 Tips Berikut Ini!

Terkadang ada beberapa karyawan yang vokal di kantor. Ada yang vokal untuk memberikan saran dan masukan ke perusahaan, ada juga yang justru mengkritik dan memiliki banyak tuntutan, baik untuk perusahaan, pimpinan, dan sebagainya. Meski tuntutan karyawan terkadang sering membuat lelah, namun manajemen atau pelaku usaha tidak bisa tutup mata dan harus menghadapinya.

Jiwa kepemimpinan saja ternyata belum cukup untuk menghadapi karyawan membangkang yang suka menuntut perusahaan maupun pimpinan. Dibutuhkan cara cerdas untuk menghadapi tipe karyawan seperti ini. Lalu bagaimana tips menghadapi tuntutan karyawan ini?

Temukan Penyebab Masalah

Agar tidak salah penanganan, cara pertama yang perlu dilakukan untuk menghadapi tuntutan karyawan adalah dengan menemukan penyebab masalahnya.

Di sini, perusahaan dituntut untuk memandang permasalahan ini lewat sudut pandang karyawan tersebut. Cari tahu terlebih dulu apa alasan utama karyawan bersikap seperti itu? Dengan begitu, kamu bisa berpikir seakan-akan berada di posisinya. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin demi bisa menanggulangi masalahnya dengan tepat. 

Pahami Dampak Masalahnya

Ada banyak dampak yang akan dirasakan perusahaan maupun lingkungan kerja ketika mendapatkan karyawan yang membangkang dan memiliki banyak tuntutan. Oleh karena itu, cobalah pahami seberapa besar dampak yang akan ditimbulkan karena sikap karyawan tersebut.

Bukan hanya berdampak pada perusahaan, tapi ini juga bisa berdampak pada karyawan lainnya. Di mana, karyawan yang pembangkang seringkali berpengaruh pada pekerjaan. Jika terlambat diatasi, maka bisa saja karyawan ini akan memengaruhi karyawan lain, sehingga kinerja karyawan lainnya akan turun dan secara tidak langsung akan berpengaruh pada produktivitas bisnis. 

Setelah memahami dampaknya, cobalah untuk mengambil keputusan, apakah dengan mempertahankannya kondisi perusahaan akan lebih baik atau justru lebih kacau? Perhatikan karyawan tersebut dan pertimbangkan konsekuensi masalahnya. Dengan begitu kamu bisa menemukan solusi yang tepat.

Dengarkan Pendapat Karyawan Lain

Manajemen perusahaan juga bisa bertanya pada karyawan lainnya mengenai sikap karyawan bermasalah tersebut. Tanyakan kepada karyawan yang pernah berinteraksi dengan karyawan tersebut. Dengan begitu, perusahaan akan memahami, apakah karyawan lain juga merasakan hal yang sama? Jika ternyata hanya kamu saja yang merasakannya, mungkin ini waktunya mengevaluasi perilaku sendiri maupun kebijakan perusahaan. 

Bicarakan Secara Empat Mata

Untuk mengatasi tuntutan karyawan ini, kamu juga bisa mengajak ia berbicara secara empat mata dan jangan menegurnya di hadapan karyawan lain. Ajaklah ia membicarakan persoalan ini di luar kantor atau di tempat yang nyaman untuk karyawan tersebut.

Untuk mendapatkan suasana yang lebih santai dan mengurangi kesan menghakimi, kamu juga bisa mengajak ia membicarakannya di luar kantor, seperti coffee shop. Katakan juga padanya bahwa ini bukanlah masalah personal kamu dan dia, namun sudah menjadi persoalan perusahaan.

Tetap Tenang

Jika karyawan tersebut menanggapi pernyataan kamu dengan nada negatif atau menantang, cobalah untuk tetap tenang dan jangan ajak ia berdebat hanya karena kamu tidak mau kalah.

Cobalah untuk tetap berpikiran jernih dan tanggapilah dengan rasional. Pasalnya, jika kamu terbawa emosi, karyawan yang lain akan menyadarinya dan bisa memperburuk keadaan dan menimbulkan ketegangan.  

Beri Waktu dan Lakukan Evaluasi

Perubahan biasanya tidak terjadi dalam semalam. Semuanya pasti akan ada prosesnya. Tetaplah untuk monitor sikap karyawan yang membangkang, kemudian lakukanlah evaluasi. Jika sikapnya berubah menjadi lebih baik, tidak ada salahnya memberi kesempatan kedua. Namun jika sebaliknya, jangan sungkan untuk bersikap tegas.

Sebarkan Motivasi

Sikap karyawan yang buruk pasti akan memengaruhi pekerjaannya. Tentu kamu sebagai manajemen atau pimpinan tidak ingin hal ini terjadi bukan? Oleh karena itu, cobalah sebarkanlah motivasi setelah kamu mengetahui akar permasalahannya. Kamu bisa menggunakan hal yang memotivasi mereka sebagai hadiah atau penghargaan. Tentu saja dengan syarat jika mereka bisa meningkatkan kinerjanya. 

Jadilah Inspirasi

Sebagai pimpinan perusahaan, tentu kamu harus bisa menginspirasi dan memengaruhi produktivitas karyawan lainnya. Sehingga, ketika mendapati tuntutan karyawan, maka kamu bisa coba berpikir dan bersikap lebih bijak dalam menghadapi mereka. Jangan asal membuat solusi atau men-judge, tapi kamu bisa coba mendengarkan apa permasalahannya.

Karyawan pembangkang biasanya sangat menyepelekan kamu sebagai pemimpin dan perusahaan. Namun, jangan sungkan juga untuk bersikap tegas. Tetaplah profesional ketika menghadapi mereka.

Berikan Benefit Karyawan yang Menarik

Biasanya tuntutan karyawan kepada perusahaan lebih ke arah tunjangan atau benefit, bisa juga ke masalah upah, hingga jam kerja. Nah, untuk itu, kamu bisa memberikan benefit karyawan yang menarik. Cobalah tanyakan ke karyawan dan mintalah mereka memberi saran yang positif agar karyawan dan perusahaan bisa berkembang.

Salah satu benefit yang bisa jadi solusi untuk mengatasi tuntutan karyawan adalah akses pembayaran gaji di muka. Kamu bisa memberikan benefit satu ini tanpa mengubah anggaran perusahaan atau laporan keuangan dengan memanfaatkan aplikasi KINI.id.

Dengan aplikasi KINI.id, karyawan bisa mendapatkan akses pembayaran gaji di muka tanpa mempersulit perusahaan. Dengan KINI.id, karyawan bisa mencairkan gaji kapan pun dan di mana pun tanpa perlu menunggu tanggal gajian dengan jumlah yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan mereka.