Karyawan merupakan salah satu aset penting bagi perusahaan, karena tanpa adanya karyawan perusahaan tidak akan bisa berjalan dengan baik dan akan sulit untuk berkembang. Untuk itulah perusahaan perlu memperhatikan mereka dengan memberikan kompensasi dan benefit karyawan.

Dengan adanya kompensasi dan benefit inilah diharapkan karyawan bisa memberikan kinerja terbaiknya yang nantinya akan berdampak baik bagi perusahaan. Tapi, kompensasi dan benefit apa yang bisa kamu berikan ke karyawan agar mereka lebih produktif dan loyal terhadap perusahaan?

Apa itu Kompensasi & Benefit

Sebelum membahas lebih jauh mengenai kompensasi dan benefit, ada baiknya kamu mengetahui apa itu kompensasi dan benefit. Pada dasarnya, kompensasi adalah semua pendapatan berbentuk uang atau barang secara langsung maupun tidak langsung yang nantinya akan diterima oleh karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan oleh karyawan. Sedangkan benefit merupakan keuntungan yang ditujukan kepada karyawan yang memiliki kinerja yang bagus dan juga dapat menguntungkan perusahaan. Pada umumnya, benefit sendiri bisa berbentuk uang, jabatan, atau yang lainnya. Untuk menentukan jenis kompensasi dan benefit tentu kembali lagi kepada kebijakan perusahaan. 

Tujuan Pemberian Kompensasi & Benefit

Pada dasarnya, memberikan kompensasi dan benefit dilakukan untuk menghargai kerja keras dan juga prestasi karyawan. Selain itu, kompensasi dan benefit ini juga diberikan untuk mempertahankan karyawan yang memiliki potensi baik, sehingga mereka akan lebih bersemangat untuk memajukan perusahaan dan bekerja lebih baik lagi. Dengan adanya sistem pemberian compensation and benefit, karyawan akan lebih loyal dan bersemangat untuk bekerja. Sehingga, nantinya akan berdampak baik bagi perusahaan itu sendiri.

Jenis-Jenis Kompensasi & Benefit

Secara umum, terdapat 3 (tiga) jenis kompensasi dan benefit karyawan seperti kompensasi dan benefit finansial secara langsung, finansial secara tidak langsung, dan yang bukan berupa finansial. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

1. Kompensasi finansial secara langsung

Keuntungan yang diberikan perusahaan untuk karyawan berupa keuangan dan dalam bentuk uang seperti gaji atau upah pokok, bayaran prestasi, insentif (meliputi bonus, komisi, pembagian laba/keuntungan dan opsi saham) dan bayaran tertangguh (seperti program tabungan dan anuitas pembelian saham).

2. Kompensasi finansial tidak langsung

Keuntungan yang diberikan kepada karyawan berupa finansial namun tidak dalam bentuk uang atau keuangan seperti program asuransi, bayaran di luar jam kerja berupa cuti dan liburan, fasilitas kendaraan beserta tempat parkir, rumah dinas, ruang kantor, dan sebagainya.

3. Kompensasi non-finansia

Kompensasi yang bukan berupa finansial seperti pekerjaan yang menarik, penuh tantangan, lingkungan kerja yang sehat, kebijakan kerja dari rumah, jabatan yang penuh tanggung jawab, dan sebagainya.

Cara Menyusun Kompensasi & Benefit yang Sesuai

Ketika ingin memberikan kompensasi dan benefit karyawan, kamu harus menginvestasikan modal untuk mendapatkan orang-orang terbaik yang diharapkan bisa membantu perusahaan berkembang dan mampu menjalankan visi misi perusahaan dengan baik. Karena itulah, kamu tidak bisa sembarangan menentukan kompensasi dan benefit karyawan. Di bawah ini adalah beberapa strategi dalam membentuk kompensasi dan benefit yang tepat di perusahaan.

1. Buat rencana strategis jangka panjang

Sebelum memutuskan pemberian kompensasi dan benefit, cobalah sesuaikan dengan rencana jangka panjang bisnis perusahaan. Misalnya, di awal perekrutan, perusahaan menawarkan upah minimal dan benefit yang biasa. Seiring perkembangan perusahaan dan kinerja karyawan, perusahaan bisa menaikkan upah dan menambahkan kompensasi dan benefit yang menjadi hak karyawan tersebut.

2. Lakukan survei untuk mengetahui nilai pasar

Cobalah lakukan survei terhadap kebutuhan dan permintaan karyawan dalam berbagai usia, industri, hingga jenis kelamin. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah menentukan kompensasi dan benefit apa yang akan kamu berikan ke karyawan yang sesuai dengan perusahaan (mulai dari aspek nilai hingga budget).

3. Perhatikan keberagaman angkatan kerja

Dalam perusahaan biasanya tidak hanya berisi satu angkatan kerja atau satu generasi. Mungkin di perusahaan startup, generasi milenial akan mendominasi, tapi bukan berarti tidak ada generasi X ataupun generasi Z? Nah, sebelum menentukan kompensasi dan benefit, cobalah lihat preferensi yang cocok untuk setiap angkatan kerja di perusahaan.

Misalnya, karyawan berusia muda akan lebih senang dengan pembayaran langsung dalam program pensiun. Sedangkan karyawan di generasi atas akan berpikir sebaliknya.

4. Strategi kompensasi total

Tujuan penyusunan kompensasi adalah untuk mengintegrasikan gaji dengan insentif dan benefit dalam satu kelompok. Jika memungkinkan, cobalah pilih kompensasi dan benefit yang bisa dipadukan dan dijalankan bersamaan. Misalnya, program pensiun yang mungkin saja dinilai tidak terlalu berpengaruh bagi para karyawan dalam kinerja harian mereka. Karena benefit ini akan diterima karyawan dalam jangka waktu yang masih sangat lama.

Itulah beberapa hal penting yang harus kamu ketahui mengenai kompensasi dan benefit karyawan. Nah, bagi kamu yang masih bingung memberikan benefit apa ke karyawan, kamu bisa coba berikan kemudahan mereka mengakses gaji lebih cepat, tanpa perlu menunggu tanggal gajian.

Dengan begitu, mereka tidak perlu khawatir ketika membutuhkan dana darurat di pertengahan bulan. Selain itu, dengan memberikan benefit ini, kamu sebagai pihak perusahaan bisa memperlihatkan kepedulianmu kepada karyawan dan tidak membiarkan mereka terlilit utang dengan besaran bunga yang tidak masuk akal.

Karena bukan hanya berdampak buruk pada karyawan, namun hal ini juga akan mempengaruhi buruknya kinerja karyawan kamu. Nah, untuk memberikan benefit gaji di muka, kamu bisa memanfaatkan aplikasi Kini.id. Dengan aplikasi Kini.id, kamu tidak perlu ribet menghitung gaji karyawan per hari dan tidak perlu memiliki anggaran keuangan untuk membayar gaji karyawan sebelum tanggal gajian. Karena, semuanya akan diurus oleh Kini.id, dan perusahaan hanya perlu membayar uang yang telah diambil karyawan di pertengahan bulan saat tanggal gajian tiba dengan cara memotong gaji mereka sesuai uang yang telah mereka gunakan.