Bagi perusahaan, memiliki staf yang kompeten, berdedikasi tinggi, serta berkomitmen untuk ikut mengembangkan perusahaan merupakan sebuah harapan. Namun, setiap tahunnya pasti akan ada saja karyawan yang resign. Ada banyak alasan kenapa karyawan resign, salah satunya karena kesalahan perusahaan.

Jika hal ini terjadi, maka ada beberapa konsekuensi yang akan diterima perusahaan, mulai dari menyiapkan kembali proses rekrutmen, membagi tanggungan berhentinya seorang karyawan, hingga memberikan uang pisah.

Nah, untuk meningkatkan retensi karyawan, maka di bawah ini adalah beberapa kesalahan kesalahan perusahaan yang perlu kamu hindari agar karyawan loyal dan tidak resign dari perusahaan tersebut.

Perusahaan Kurang Empati ke Karyawan

Biasanya, perusahaan akan memberikan KPI atau Key Performance Indicator yang perlu dicapai oleh karyawan. Biasanya target ini bukan hanya datang dari perusahaan, namun juga dari klien. Untuk mencapai target ini, perusahaan sering menuntut karyawan untuk mengerahkan segala kemampuannya demi mencapai tujuan tersebut. Bahkan tidak jarang, perusahaan menyamakan standar yang sama kepada seluruh karyawan, seperti mengharuskan lembur, menyelesaikan tugas dengan cepat, dan sebagainya.

Padahal, karyawan merupakan suatu individu yang mungkin memiliki kondisi berbeda-beda, mulai dari kondisi yang berkaitan dengan kompetensi hingga hal lainnya.

Oleh karena itu, jika kamu tidak ingin kehilangan karyawan terbaik, pastikan kamu tidak melakukan kesalahan perusahaan dengan tidak memberikan empati kepada karyawan. Cobalah berikan sedikit empati dan berikan porsi dan penghargaan atas kinerja karyawannya.

Tidak semua karyawan membutuhkan imbalan gaji yang bertambah atau bonus. Namun, dengan rasa empati dan ucapan terima kasih, karyawan pun akan senang dan bisa lebih loyal terhadap perusahaan.

Mendorong untuk Serba Bisa

Tidak jarang karyawan mengajukan resign karena tidak mampu memikul beban pekerjaan yang diberikan. Biasanya, hal ini terjadi ketika perusahaan kekurangan karyawan dan meminta karyawan tersebut melakukan pekerjaan yang banyak dan tidak sesuai dengan job desk.

Bahkan, tidak jarang juga, perusahaan memberikan pekerjaan yang berbeda dengan keahlian mereka. Misalnya, seorang graphic designer diminta untuk menjadi content writer sekaligus.

Meski tujuannya baik, yaitu memberikan kesempatan untuk karyawan terus berkembang. Namun, memberikan pekerjaan tanpa adanya persiapan justru membuat karyawan terbebani.

Jika memang tujuan perusahaan adalah untuk membuat karyawan berkembang, maka cobalah berikan persiapan yang matang kepada karyawan tersebut. Misalnya dengan memberikan kesempatan mentorship, peluang belajar, mengikuti pelatihan, atau beban yang diberikan tidak langsung besar. 

Kurang Memberi Kesempatan untuk Berkreasi 

Kesalahan perusahaan ini seringkali terjadi. Di mana, pihak manajemen tidak memberi kesempatan bagi karyawan untuk berkreasi atau menyampaikan aspirasinya sebagai karyawan. Padahal, dengan memberikan kesempatan ini ke karyawan, maka itu tandanya perusahaan sudah mendapatkan karyawan yang loyal dan memiliki potensi untuk membantu perusahaan berkembang.

Jadi, pastikan perusahaan untuk memberikan kesempatan untuk karyawan berkreasi. Untuk memberikan kesempatan ini, maka manajemen perusahaan bisa melakukan fungsinya sebagai controlling atau pengendalian antara kinerja dengan targetnya.

Pastikan juga manajemen tidak membatasi apa yang akan dilakukan karyawan, sehingga karyawan tersebut bisa secara bebas berkreasi tanpa harus merasa selalu diawasi. 

Jika ini terjadi, maka efeknya adalah karyawan akan lambat dalam mengambil tindakan, kurang inovatif, serta merasa kebebasannya dikekang. Cobalah memberikan sedikit kelonggaran, serta mendesain sistem kontrol yang lebih solutif. 

Benefit Karyawan yang Tidak Sepadan

Karyawan tidak hanya membutuhkan gaji atau bonus. Ada beberapa benefit yang bentuknya non-material namun bisa diberikan dan menarik bagi karyawan. Nah, jika perusahaan bisa memberikan benefit yang menarik, bukan tidak mungkin karyawan akan menjadi lebih loyal kepada perusahaan dan memberikan kinerjanya yang terbaik.

Ada banyak benefit yang bisa kamu tawarkan kepada karyawan, salah satunya adalah benefit pembayaran gaji di awal. Dengan memberikan gaji di awal, maka perusahaan sudah bisa menunjukkan rasa emaptinya ke karyawan, terutama bagi karyawan yang sedang mengalami masalah keuangan di pertengahan bulan.

Untuk memberikan benefit pembayaran gaji di awal, perusahaan bisa memanfaatkan aplikasi KINI.id. Dengan KINI.id, perusahaan bisa memberikan gaji di awal tanpa harus mengganggu cash flow dan anggaran keuangan perusahaan. Yuk segera daftarkan seluruh karyawan kamu ke dalam aplikasi KINI.id.