Mengenal Aturan Benefit EWA (Earned Wage Access) dalam Perusahaan

Benefit EWA atau earned wage access mulai banyak diberikan oleh beberapa perusahaan, khususnya perusahaan startup. Benefit satu ini diberikan untuk menjaga kesejahteraan karyawan dalam perusahaan Apalagi, sejak pandemi COVID-19, banyak karyawan yang harus terjerat utang karena membutuhkan dana darurat. Hal inilah yang membuat beberapa perusahaan membantu para karyawannya terhindar dari jebakan utang. Tapi tahukah kamu bagaimana aturan mengenai benefit EWA dan cara perhitungannya?

Apa Itu Earned Wage Access

EWA atau Earned Wage Access  merupakan sistem yang mengubah penggajian kuno yang awalnya mingguan, 2 mingguan atau bulanan menjadi sistem penggajian modern yang bisa diakses setiap saat oleh karyawan perusahaan. 

Benefit satu ini mulai dilirik beberapa perusahaan untuk meningkatkan produktivitas karyawan. Apalagi, faktanya ketika karyawan mengalami tekanan keuangan seperti telat bayar tagihan, biaya rumah sakit, biaya pendidikan, maka karyawan tersebut akan mengalami penurunan produktivitas.

Oleh karena itu benefit satu ini hadir untuk menjadi solusi bagi karyawan. Dengan mengakses gaji secara fleksibel, maka karyawan bisa melakukan beberapa hal seperti: 

  • Memiliki akses gaji instan untuk membeli kebutuhan tanpa harus berutang.
  • Lebih percaya diri saat merintis karir dan masa depan.
  • Memenuhi kebutuhan darurat tanpa menguras tabungan.
  • Lebih fokus menjalani pekerjaan tanpa perlu memikirkan masalah utang.
  • Dan masih banyak lagi.

Dengan manfaat tersebut, otomatis perusahaan juga mendapatkan keuntungan, misalnya karyawan semakin fokus dan loyal dalam bekerja .

Aturan Earned Wage Access

Meski benefit satu ini sudah mulai diberikan oleh beberapa perusahaan. Hingga saat ini belum ada aturan resmi dari pemerintah yang mengatur gaji instan bagi karyawan. Sehingga, aturan earned wage access diterapkan atau tidaknya, adalah wewenang masing-masing perusahaan sendiri.

Oleh karena itu, aturan yang mengatur seputar gaji instan sangat terbatas pada kebijakan internal perusahaan. Meski begitu, aturan yang pasti dari gaji instan atau EWA adalah jatah uang yang bisa diambil tergantung dari jumlah hari kerja yang telah dilalui karyawan sebelum tanggal gajian.

Cara Hitung Earned Wage Access

Setiap hari kerja yang telah kamu selesaikan akan menambah uang yang kamu miliki. Yang nantinya akan diakumulasi setiap bulannya dalam bentuk gaji bulanan. Oleh karena itu, ketika kamu menggunakan benefit EWA, semakin banyak hari kerja yang telah dilalui, semakin besar jumlah uang atau gaji yang bisa kamu ambil terlebih dahulu sebelum tanggal gajian.

Misalnya, kamu telah bekerja selama setengah periode dari payroll yang telah ditentukan, yaitu tanggal 30. Berarti, kamu bisa mendapatkan setengah dari total gajimu sebelum periode pembayaran gaji yang akan datang.

Contoh perhitungan:

  • Gaji yang diterima setiap tanggal 30 (1 bulan): Rp10 juta
  • Hari kerja yang telah diselesaikan dalam satu bulan: 15 hari.
  • Maka, perhitungan gaji instanmu adalah separuh dari gaji utamamu: Rp5 juta

Nantinya, gaji yang kamu terima pada tanggal 30 akan dikurangi berdasarkan uang yang sudah kamu ambil di pertengahan bulan. Berbeda lagi jika kamu hanya mengambil gaji di 10 hari pertama, maka perhitungannya adalah:

  • Gaji yang diterima setiap tanggal 30 (1 bulan): Rp10 juta
  • Gaji prorata: 10juta/30 hari = Rp333.333
  • Gaji instan yang dapat kamu ambil: 7 hari x Rp333.333 = Rp2.333.333

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu pahami mengenai benefit EWA (earned wage access). Bagi perusahaan yang ingin menerapkan benefit EWA tanpa harus mengganggu arus kas dan anggaran keuangan, perusahaan bisa memanfaatkan aplikasi KINI.id.

Dengan aplikasi KINI.id, perusahaan hanya perlu mendaftarkan seluruh karyawan ke dalam aplikasi. Perusahaan juga tidak perlu khawatir mengenai cash flow perusahaan, karena dana yang digunakan karyawan untuk mengambil gaji instannya akan dikelola oleh KINI.id. Yang nantinya, perusahaan hanya perlu membayar dana yang telah digunakan oleh karyawan ke aplikasi KINI.id di tanggal gajian. Sehingga, cash flow perusahaan pun tetap aman dan tidak perlu repot membuat anggaran keuangan baru. Jadi tunggu apalagi? Daftarkan segera karyawan ke dalam aplikasi KINI.id sekarang!