Apakah kamu sadar bahwa dirimu sekarang memiliki gaya hidup konsumtif dan sering membeli barang secara impulsif? Tentu kamu sangat ingin bukan keluar dari jeratan kebiasaan negatif tersebut dan sedang mencari tips anti boros bukan? Apalagi, jika kamu sering menghabiskan uang untuk membeli sesuatu tanpa dipikir dengan cermat terlebih dahulu dan berujung penyesalan setelah membelinya, dan  akhirnya tidak lagi menyukai barang tersebut.

Agar kamu bisa menghentikan kebiasaan buruk tersebut, pastikan kamu menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini sebagai salah satu tips anti boros sebelum kamu memutuskan untuk membeli barang yang kamu inginkan.

Apakah kamu membutuhkannya atau hanya menginginkannya?

Untuk mencegah kebiasaan konsumtif, kamu perlu memastikan bahwa barang yang ingin kamu beli memanglah kebutuhan dan bukan hanya keinginan. Salah satu penyebab utama kamu terjebak dalam gaya hidup yang boros adalah karena menuruti keinginan yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Selain bisa menyebabkan gaya hidup boros, kebiasaan ini juga bisa memberi perasaan negatif setelah membeli barang tersebut. Misalnya, rasa penyesalan atau bersalah karena telah mengeluarkan uang untuk sesuatu yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Berapa lama barang tersebut bisa membuat senang?

Cobalah tanyakan juga pada diri kamu, apakah barang yang akan kamu beli tersebut bisa memberi kebahagiaan? Lalu berapa lama kebahagiaan itu hadir? Tentunya akan lebih baik jika kamu bisa menghabiskan uang untuk sesuatu yang bisa membahagiakanmu dalam waktu lama dari pada kesenangan sesaat saja.

Apakah ada barang lain yang bisa membuat bahagia?

Agar kamu bisa mempertimbangkan alternatif lain yang tersedia, maka cobalah jawab pertanyaan di atas. Alternatif ini akan membawamu pada penawaran yang lebih baik atau jenis barang yang lebih sesuai kebutuhan.

Kamu bisa cek terlebih dahulu dengan cara membandingkan harga di beberapa platform berbeda, serta melihat barang sejenis yang memiliki fungsi serupa. Jika menemukan penawaran yang lebih baik dan membuatmu lebih hemat, kenapa tidak? Jadi, sebaiknya jangan terlalu cepat memutuskan untuk membeli barang apapun. Cobalah pikirkan dengan matang dan lakukan riset sebelum membelinya.

Apakah barang tersebut adalah barang yang selama ini dicari atau hanya tidak sengaja terlihat?

Seringkali seseorang tiba-tiba ingin membeli barang yang tidak sengaja ia melihat alias tidak pernah direncanakan sama sekali. Biasanya, kebiasaan ini dilatarbelakangi dengan alasan “barang ini lucu” atau “mumpung diskon”.

Nah, agar tidak menjadi boros atau menyesali keputusan pembelianmu, cobalah tanyakan pertanyaan ini terlebih dahulu. Sering kali akhirnya penyesalan datang karena item yang selama ini dicari sebenarnya jauh lebih penting dan urgent dibandingkan barang yang tidak sengaja terlihat itu.

Baca Juga: Sebab-Akibat Gaya Hidup Konsumtif & Cara Menghindarinya dengan Tepat

Kira-kira, perasaan negatif apa yang akan muncul karena membeli barang ini?

Pertanyaan ini perlu dijawab untuk memastikan apakah kamu siap menanggung risiko kurang menyenangkan setelah membelinya. Misalnya, ketika membeli mobil baru, maka kamu harus siap memberikan komitmen biaya, waktu, dan tenaga untuk memelihara aset ini selama beberapa tahun ke depan.

Jika ada kerusakan yang tidak terduga, pasti akan muncul perasaan tidak menyenangkan. Apalagi jika hal tersebut membuatmu mengeluarkan banyak uang. Apakah kamu siap menerima kemungkinan perasaan negatif tersebut? Jika iya, maka kamu mungkin memang benar-benar membutuhkannya.

Jika barang ini hanya bisa dilihat oleh diri sendiri, apakah saya masih menginginkannya?

Sering kali, seseorang membeli sesuatu hanya karena ingin mendapatkan validasi orang lain. Padahal, kamu sadar bahwa barang tersebut tidak terlalu butuh ataupun senang membelinya.

Pertanyaan ini berguna agar kamu bisa membedakan mana motivasi internal dan eksternal yang mendorong keputusan pembelian. Alangkah lebih baik jika kamu dapat mengurangi kebiasaan membeli barang yang didorong oleh motivasi eksternal yang tidak terlalu berpengaruh bagi kehidupanmu.

Apakah barang ini dibutuhkan/diinginkan sekarang?

Mungkin kamu memang membutuhkan barang tersebut, namun apakah harus dipenuhi saat ini juga atau bisa ditunda untuk beberapa waktu ke depan? Jika bisa ditunda, mungkin sebaiknya kamu prioritaskan kebutuhan yang lebih mendesak dahulu.

Bukan hanya itu, pertanyaan ini juga bermanfaat untuk menguji diri apakah kamu masih menginginkan barang tersebut di kemudian hari atau tidak. Jika tidak, maka kemungkinan barang tersebut hanyalah keinginan semata yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Apakah barang tersebut dibeli karena sedang diskon?

Kebiasaan buruk kebanyakan orang adalah membeli barang hanya karena sedang diskon. Padahal setelah membeli, kamu mungkin merasa bahwa sebenarnya barang tersebut tidak terlalu dibutuhkan, atau bahkan sudah ada barang serupa di rumah.

Perlu diingat bahwa suatu promosi diberikan memang dengan tujuan agar konsumen mau mengeluarkan lebih banyak uang dan membeli lebih banyak barang. Jika tidak mau terjebak, pastikan kamu menanyakan pertanyaan tersebut  sebelum membeli.

Itulah beberapa pertanyaan yang bisa menjadi tips anti boros ketika kamu ingin berbelanja. Dengan memastikan menjawab pertanyaan di atas, maka kamu akan terhindar dari penyesalan yang membuat uang atau tabunganmu terkuras.

Namun, tidak ada salahnya juga kamu melakukan pembelanjaan asalkan memang barang tersebut menjadi kebutuhan utama kamu. Jika kamu ingin belanja barang yang memang kebutuhan darurat dan tidak memiliki dana simpanan, pastikan kamu memanfaatkan aplikasi KINI.id agar keuangan tidak terganggu.

Dengan KINI.id, kamu bisa mengakses gaji secara instan dan fleksibel yang membantumu mencarikan gaji dengan mudah tanpa menunggu tanggal gajian. Jadi, pastikan kamu hindari utang atau tidak perlu lagi mengambil tabungan hanya untuk penuhi kebutuhan daruratmu.