Setiap orang pasti memiliki masalahnya masing-masing, terutama masalah keluarga. Bukan tidak mungkin masalah keluarga ini bisa menjadi beban pikiran yang akhirnya mengganggu fokus dan kinerjamu di kantor. Apabila diabaikan, tentu masalah ini akan membuat masalah baru di tempat kerja. Terutama jika kamu sampai melakukan kesalahan karena masih memikirkan masalah keluarga. Nah, agar tidak menimbulkan masalah lainnya, di bawah ini adalah beberapa cara menghilangkan stres ketika mengatasi masalah keluarga.

Jangan menyangkal apa yang dirasakan

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah pastikan kamu tidak berusaha menahan atau mengabaikan apa yang kamu rasakan. Rasa stres, sedih, marah, atau kecewa, tidak akan bisa teratasi ketika kamu tidak mengakui bahwa kamu sedang mengalaminya.

Apabila denial atau bersikap menyangkal, kamu hanya akan melupakannya sesaat saja tapi rasa itu akan datang kembali nantinya. Jadi, terimalah keadaan saat ini, kemudian rencanakan cara selanjutnya untuk membuat perasaanmu menjadi lebih baik.

Luangkan waktu untuk melakukan hal yang disuka

Cara selanjutnya adalah melakukan apapun yang kamu sukai seperti menonton film, masak, pergi ke restoran favorit, olahraga, membaca, dan sebagainya. Kesukaanmu ini merupakan sumber bahagia yang boleh kamu lakukan ketika merasa stres. Meskipun tidak mengatasi akar masalahnya, setidaknya dengan melakukan cara ini kamu bisa memperbaiki mood dan tidak terlalu terpuruk lagi.

Cerita pada orang tepercaya

Jangan pernah pendam masalahmu sendiri, agar tidak stres dan mendapatkan solusi, kamu bisa bercerita pada orang tepercaya. Namun, jika merasa masalah keluarga ini terlalu private, kamu bisa menumpahkan melalui tulisan. Setidaknya, kamu tidak memendamnya yang hanya akan membuatmu merasa sendiri. Perasaan inilah yang memperparah stres yang kamu alami. Jika diperlukan, kamu juga bisa bercerita ke tenaga profesional sekaligus berkonsultasi. Apalagi jika kamu benar-benar sudah kewalahan dan butuh pertolongan.

Coba praktekkan meditasi & relaksasi

Ketika stres, pikiranmu pasti ribut dan berkecamuk. Oleh karena itu, meditasi dan relaksasi membantu pikiranmu untuk bisa tenang sejenak. Ketika bermeditasi, kamu akan berusaha mengatur nafas secara teratur. Itulah saat di mana kamu mengalihkan 100% fokus pada nafasmu, yang akhirnya membantu menenangkan pikiran.

Rekrut asisten rumah tangga

Merekrut asisten rumah tangga bisa jadi salah satu cara menghilangkan stres. Apalagi jika kamu adalah orang tua baru dan mengalami masalah yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak. Sementara di sisi lain, kamu masih harus bekerja secara profesional di tempat kerja.

Kamu perlu jujur kepada dirimu sendiri jika memang bebannya sudah di luar kemampuan. Sehinngga bukan jadi masalah jika kamu merekrut suster atau ART yang membantu meringankan bebanmu di rumah. Dengan begitu, beban dan sumber stresmu bisa berkurang.

Temukan hobi baru

Jika hobi yang selama ini kamu lakukan tidak cukup membuatmu merasa lebih baik, itu tandanya kamu perlu mencoba hobi baru. Menurut Psychology Today, orang dewasa yang memiliki hobi nonkomersial cenderung lebih bahagia dibanding yang tidak memiliki hobi.

Jadi, cobalah eksplorasi minatmu dan temukan hal baru yang bisa membuatmu excited dan bersemangat. Hobi baru juga bisa menjadi cara andalan manajemen stres kedepannya.

Fokuskan energi pada hal yang bisa dikendalikan

Untuk menghilangkan stres, pastikan juga kamu tidak berfokus pada hal-hal di luar kendali. Terkadang, ketika masalah melanda, yang menjadi beban pikiran adalah hal yang tidak bisa dikendalikan. Padahal, hal tersebut hanya akan membuat lelah yang pada akhirnya kamu tidak bisa mengontrol atau mengubahnya. Jadi, jangan buang energi dan fokuslah pada hal yang memang ada di dalam kendalimu.

Komunikasikan dengan anggota keluarga

Kamu juga bisa coba membicarakan apa yang menjadi masalah bagimu pada keluarga. Jika memungkinkan, kamu bisa membangun komunikasi yang lebih sehat dan terbuka dengan anggota keluarga.

Dengan mengomunikasikan masalah secara terbuka, maka kamu bisa menghilangkan penyebabnya hingga ke akar masalah.  Tak hanya bermanfaat untuk saat ini, komunikasi yang sehat juga berguna di masa depan ketika terjadi masalah baru.

Misalnya, ketika masalah keluargamu terjadi karena kurangnya finansial, maka pastikan kamu mengomunikasikan dengan keluarga. Cobalah transparan terhadap finansialmu, sehingga keluargamu bisa membantumu keluar dari masalah tersebut. Misalnya dengan mengurangi pengeluaran, menambah penghasilan, dan sebagainya.

Jika terjadi masalah finansial yang butuh pengeluaran mendadak karena adanya kebutuhan darurat, maka kamu bisa memanfaatkan aplikasi KINI.id alih-alih berutang atau mengambil tabungan. Dengan aplikasi KINi.id, kamu bisa dengan mudah mengakses gaji di awal untuk penuhi kebutuhan darurat kamu.

Jaga pola makan dan tidur

Kamu juga perlu menjaga pola makan dan tidur untuk mencegah terjadinya stres karena masalah keluarga. Ini menjadi upaya minimum agar stresmu tidak bertambah. Pola makan yang tidak teratur bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan dan konsentrasi yang akan menimbulkan stres tambahan.

Begitu juga dengan pola tidur. Tidur menjadi cara utama untuk memulihkan energimu yang terserap setelah lelah bekerja. Jika tidurmu kurang berkualitas, maka tidak heran jika esok harinya kamu merasa semakin berat menghadapi masalah dan tuntutan di tempat kerja.

Itulah beberapa cara mengurangi stres ketika kamu sedang mengatasi masalah keluarga. Mengatasi masalah keluarga dengan tepat dapat membantu kamu mencegah terjadinya masalah lainnya.