Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Biasanya, di bulan ini akan ada penyesuaian anggaran belanja bulanan yang perlu dilakukan. Hal ini karena banyaknya pengeluaran-pengeluaran yang perlu dimasukkan ke dalam anggaran Ramadan.

Apalagi, di bulan ini biasanya kamu juga akan menerima tambahan penghasilan dari THR atau Tunjangan Hari Raya. Dengan anggaran Ramadan inilah kamu bisa menyesuaikan berapa banyak pengeluaran yang perlu kamu keluarkan, berapa besar dana yang bisa kamu tabung, dan sebagainya. Jangan sampai THR kamu habis saat Idulfitri, jika itu terjadi tandanya kamu tidak bisa merencanakan keuangan dengan baik. Nah, agar kamu tidak salah dalam membuat anggaran Ramadan, di bawah ini adalah beberapa anggaran yang perlu kamu perhatikan dan masukkan ke dalam anggaran bulan Ramadan.

Anggarkan untuk Menu Sahur & Berbuka

Di masa pandemi ini, kita tetap harus menghindari acara kumpul bersama. Sehingga, pengeluaran untuk kebutuhan pokok ini tidak terlalu besar jika dibandingkan sebelum pandemi. Meski begitu, kamu juga perlu membuat anggaran untuk menu sahur dan berbuka. Akan lebih baik jika kamu memasaknya sendiri. Namun, tidak ada salahnya sesekali beli makanan di luar.

Nah, untuk membuat anggaran ini, kamu bisa coba menuliskan berbagai menu sahur dan berbuka yang akan disiapkan. Akan lebih baik jika kamu menggunakan bahan makanan yang sama, sehingga anggaran tidak terlalu berat. Kamu bisa coba merincinya per minggu. Hal ini penting dilakukan, karena biasanya di bulan Ramadan harga bahan-bahan pokok melonjak drastis.

Sisihkan untuk Sedekah dan Zakat

Di bulan Ramadan biasanya umat muslim diwajibkan untuk membayar zakat.Selain itu, bulan ini juga menjadi momen bagi umat muslim untuk berlomba-lomba beramal sholeh dengan memberikan sedekah ke orang yang tidak mampu.

Jadi, ketika bulan Ramadan mulai tiba, jangan lupa untuk memasukkan anggaran untuk sedekah dan zakat. Meski jumlahnya tidak seberapa, zakat dan sedekah perlu dianggarkan agar kamu tidak kaget ketika tiba-tiba harus mengeluarkan sejumlah uang yang belum kamu persiapkan.

Anggaran Membeli Baju Lebaran

Indonesia memiliki tradisi membeli baju baru ketika lebaran tiba. Nah, jika kamu berniat membeli baju lebaran, pastikan juga kamu telah menuliskannya ke dalam anggaran Ramadan. Tentukan juga, apakah kamu ingin membeli baju jadi, menjahitnya sendiri, beli online/offline, dan sebagainya.

Kamu juga perlu mengomunikasikan dengan anggota keluarga. Biasanya baju lebaran ini hanya dibutuhkan untuk anak-anak. Namun, jika kamu tidak memiliki baju yang pantas untuk digunakan saat lebaran, tidak ada salahnya kamu juga membeli baju lebaran. 

Biaya untuk Mudik

JIka sebelum pandemi, kamu perlu mempersiapkan dana untuk mudik ke kampung halaman. Biasanya, kamu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, dan besarannya sesuai dengan jarak tempuh dan transportasi yang kamu gunakan. Jadi, jika kamu ingin mudik, kamu perlu merencanakannya dengan matang agar tidak mengganggu keuanganmu kemudian hari.

Namun, sudah 2 kali bulan Ramadan kita lalui dalam keadaan pandemi COVID-19. Kemungkinan besar tahun ini pandemi akan masih berlangsung, apalagi di bulan ini angka kenaikan covid-19 sedang tinggi. Keadaan seperti ini belum memungkinkan bagi kamu untuk mudik, namun kamu masih bisa bersilaturahmi lewat teknologi telepon atau video call. Oleh karena itu, kamu bisa mengalihkan anggaran mudik untuk menabung dan berinvestasi untuk tujuan keuanganmu.

Mengirimkan Hampers ke Keluarga & Teman

Di masa pandemi seperti sekarang kita tidak bisa bersilaturahmi dengan bertatap muka. Oleh karena itu, kamu bisa mengalokasikan anggaran untuk mengirimkan hampers ke keluarga dan teman. Biasanya, lebaran menjadi momen bagi masyarakat untuk saling berbagi, sehingga saling memberi hampers atau kue Lebaran kepada orang tersayang bisa dilakukan.

Bagi kamu yang ingin memberikan hampers, cobalah mulai dengan mencari jenis hampers yang ingin dibeli dan riset harganya. Setelah itu buatlah daftar penerima hampers yang ingin kamu tuju.

Sisihkan untuk Salam Tempel

Masyarakat Indonesia juga memiliki tradisi salam tempel di Hari Raya Idulfitri. Momen ini juga sering menjadi momen yang paling ditunggu oleh anak-anak dan keponakan saat lebaran. Untuk itu, cobalah masukkan salam tempel ke dalam anggaran. Meski tidak bertemu langsung, kamu bisa memberikannya secara virtual seperti transfer ke rekening bank, dompet digital, dan sebagainya.

Manfaatkan penawaran khusus bulan Ramadan


Di bulan Ramadan biasanya akan ada banyak promo yang ditawarkan oleh beberapa perusahaan, brand, maupun ecommerce. Tidak hanya baju Ramadan, kamu juga bisa memanfaatkan promo lainnya seperti kebutuhan ibadah seperti mukena, sajadah, sarung, atau kebutuhan penting lainnya yang bisa kamu dapatkan dengan harga lebih murah. Meski begitu, jangan impulsif ya, tetap cermat dan bijak dalam berbelanja. Jangan sampai harga miring membuatmu kalap dan belanja berlebihan.


Itulah beberapa anggaran Ramadan yang perlu kamu persiapkan agar tidak kaget ketika ada banyak pengeluaran yang menunggumu di bulan Ramadan nanti. Bagi kamu yang belum mempersiapkan anggaran dan butuh dana untuk keperluan Ramadan nanti, kamu bisa memanfaatkan aplikasi KINI.id.

Dengan aplikasi KINI.id, kamu bisa mencairkan gaji di muka dengan jumlah yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu. Jadi, jangan lupa untuk memanfaatkan KINI.id ketika kamu butuh dana darurat untuk penuhi kebutuhanmu!