Ketika berhasil mendapat pekerjaan dan mendapatkan gaji pertama kalinya, kamu pasti akan merasa senang bukan? Banyak rencana yang mungkin sudah kamu persiapkan, mulai dari traktir keluarga, jalan bersama teman, atau mungkin ganti gadget baru? Namun, jangan asal rencana ya, kamu tentu perlu mengetahui dengan baik cara mengatur keuangan agar gajimu tidak cepat habis. Bukan hanya itu, dengan mengatur keuangan, kamu juga bisa menghindari risiko finansial di kemudian hari misalnya terlilit utang atau bahkan tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh karena itu, di bawah ini adalah beberapa cara mengatur keuangan fresh graduate yang bisa kamu terapkan.

Membuat budgeting

Untuk mengatur keuangan, hal pertama yang harus dilakukan oleh fresh graduate adalah dengan menyusun budgeting atau anggaran per bulan. Budgeting ini menjadi salah satu pondasi penting dalam mengelola keuangan yang bisa mengontrol kamu agar tidak boros setiap bulannya,

Ketika menyusun  budgeting, kamu tidak perlu menuliskan terlalu banyak poin yang pada akhirnya akan memusingkan. Kamu hanya perlu mencatat pendapatan dan perkiraan pengeluaran setiap bulan yang akan dilakukan. Pengeluaran tersebut dapat berupa uang makan, transportasi, cicilan, atau tabungan.

Mencatat pengeluaran bulanan

Setelah kamu memiliki budgeting, pastikan juga kamu selalu mencatat pengeluaran bulanan dalam satu bulan tersebut. Mulai dari biaya sewa, uang makan harian, biaya transportasi dan lainnya yang perlu disusun per hari. Hal ini diperlukan agar  kamu bisa melacak keuangan dengan lebih mudah. Tidak hanya itu, anggaran bulan depan juga nantinya bisa bisa kamu buat dengan lebih rapi.

Pisahkan kebutuhan dan keinginan

Banyak fresh graduate yang masih tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Padahal hal ini penting diketahui agar kamu tidak terjebak ke dalam masalah finansial sekaligus membantu kamu mengurangi jumlah pengeluaran dengan lebih mudah.

Ketika memisahkan kebutuhan dan keinginan, kamu perlu menyusun skala prioritas dari yang terpenting sampai tidak penting. Inisiatif ini nantinya bisa membantumu untuk mengeluarkan uang sesuai kebutuhan.

Tentu kebutuhan setiap individu berbeda-beda. Oleh sebab itu, kamu tidak bisa menggunakan skala prioritas mirip milik orang lain. Misalnya, jika kamu masih single tentu prioritas kamu bukanlah biaya pendidikan anak, dan sebaliknya. Jadi, kamu harus mengetahui dengan baik mana yang benar-benar kebutuhan dan mana yang hanya keinginan belaka.

Persiapkan dana darurat

Mungkin sebagai fresh graduate kamu masih belum memahami pentingnya mempersiapkan dana darurat. Padahal, mempersiapkan dana darurat bisa jadi solusi ketika kamu menghadapi masalah keuangan di kemudian hari. Misalnya, ketika kamu sakit dan butuh biaya perawatan, atau tiba-tiba kendaraan kamu rusak dan kamu perlu memperbaikinya. 

Dengan adanya dana darurat, kamu akan lebih siap menghadapi kondisi mendesak yang memaksa kamu untuk mengeluarkan uang lebih. Oleh karena itu, kamu harus mulai mengalokasikan gaji untuk mempersiapkan tabungan untuk  dana darurat.

Dana darurat ini tidak perlu langsung kamu buat dengan nominal yang besar. Namun, kamu bisa mengatur dan menyisihkan uang secara konsisten. Pastikan juga dana darurat tersebut bisa kamu cairkan dengan mudah jika diperlukan secara mendadak.

Mulai berinvestasi

Investasi juga bisa dilakukan sebagai salah satu cara mengatur keuangan fresh graduate. Dengan berinvestasi, kamu bisa membangun aset dengan tepat untuk mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.

Saat ini ada banyak instrumen investasi yang bisa kamu beli, mulai dari deposito, reksa dana, hingga saham. Kamu bisa memilih produk investasi mana yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu.

Hindari utang konsumtif

Banyak fresh graduate yang salah mengelola keuangan hingga akhirnya terjerumus dalam utang konsumtif. Nah, agar keuanganmu tidak berantakan, ada baiknya kamu menghindari utang konsumtif. Misalnya, utang hanya untuk membeli gadget terbaru atau untuk berlibur.

Jika kamu ingin membeli gadget terbaru, kamu bisa menabung setiap bulan dan beli gadget terbaru setelah uang terkumpul. Lalu, bagaimana jika berutang untuk kebutuhan mendesak? Nah, pastikan juga kamu tidak berutang, karena ini bisa jadi kebiasaan yang tidak baik.

Solusinya, kamu bisa memanfaatkan benefit EWA atau Earned Wage Access. Dengan benefit, EWA, kamu bisa mengambil gaji kapan saja tanpa perlu menunggu tanggal gajian. Sehingga, kamu bisa tetap memenuhi kebutuhan daruratmu tanpa perlu berutang.untuk memanfaatkan benefit EWA, kamu bisa memanfaatkan aplikasi KINI.id. Dengan aplikasi KINI.id, kamu bisa mengakses gajimu kapan dan di mana saja untuk memenuhi kebutuhan daruratmu!