Kesuksesan dan keberhasilan sebuah bisnis biasanya ditentukan dengan adanya peraturan perusahaan yang baik, serta fungsi manajemen perusahaan yang baik juga. Manajemen bisa diartikan sebagai seni dalam mengatur organisasi, mulai dari  menyusun perencanaan hingga evaluasi. Di mana, orang yang memimpin dan mengatur manajemen disebut manajer, yang berfungsi sebagai suatu acuan fungsi manajemen sebagai acuan bertindak.

Fungsi manajemen menjadi elemen dasar yang selalu melekat dalam proses manajemen perusahaan dan dijadikan acuan manajemen dalam menjalankan fungsi perusahaan. Nah, di bawah ini adalah beberapa fungsi manajkemen di dalam perusahaan.

1. Perencanaan (Planning)

Fungsi pertama sebuah manajemen perusahaan adalah melakukan planning atau perencanaan. Di mana, perencanaan ini merupakan serangkaian proses pemilihan atau penetapan tujuan dan penentuan berbagai strategi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.

Menurut seorang ahli manajemen, T. Hani Handoko, terdapat 4 (empat) tahap yang harus dilalui dalam proses perencanaan:

  1. Menetapkan serangkaian tujuan
  2. Merumuskan keadaan saat ini
  3. Mengidentifikasi kemudahan dan hambatan
  4. Mengembangkan rencana untuk pencapaian tujuan

Tahapan terakhir dalam proses perencanaan adalah penilaian alternatif dan pengambilan keputusan untuk menentukan pilihan terbaik di antara berbagai alternatif yang ada. Bagi sebuah perusahaan, manfaat dari fungsi manajemen pengelolaan perusahaan tentang perencanaan ini bisa memberikan manfaat diantaranya adalah:

  • Dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tujuan
  • Menjamin tercapainya tujuan organisasi
  • Menghindari risiko yang mungkin terjadi di masa datang
  • Mudah dalam melakukan pengawasan

2. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian merupakan rangkaian aktivitas pembagian tugas yang akan dikerjakan, serta proses pengembangan struktur organisasi yang sesuai tujuan perusahaan. Agar perusahaan bisa berjalan dengan baik, manajemen harus memiliki fungsi pengorganisasian seperti:

  1. Perumusan tujuan secara jelas
  2. Pembagian tugas pekerjaan
  3. Mendelegasikan wewenang
  4. Melakukan unsur koordinasi

Dengan menjalankan fungsi organizing, maka perusahaan bisa dengan mudah mengatur berbagai sumber daya manusia atau sumber daya lainnya. Tujuan dari menjalankan fungsi ini adalah agar sumber daya dalam perusahaan bisa berfungsi secara optimal dan menjalankan peran maupun fungsinya masing-masing dengan baik.

Pengorganisasian juga dapat diartikan sebagai suatu proses membentuk kelompok, khususnya para karyawan agar dapat mengerjakan pekerjaan sesuai bidangnya masing-masing. Hal ini bertujuan untuk memudahkan atau mengoptimalkan berbagai potensi yang dimilikinya.

3. Staffing

Staffing merupakan fungsi yang hampir sama dengan organizing, di mana fungsi ini bertujuan untuk menempatkan sumber daya perusahaan di tempat yang tepat sesuai bidang keahliannya. Namun, fungsi staffing ini tidak hanya masalah tenaga kerja, melainkan seluruh sumber daya, termasuk peralatan, inventaris, maupun sumber daya lainnya.

Fungsi ini sangat penting dilakukan karena terkadang satu atau dua divisi lain di dalam perusahaan memiliki kebutuhan berbeda-beda. Sehingga fungsi manajemen pengelolaan perusahaan ini sangat perlu dilaksanakan. Di bawah ini adalah beberapa fungsi staffing:

  1. Perencanaan SDM yang telah tersedia
  2. Perekrutan tenaga kerja apabila terdapat kekosongan pada divisi tertentu
  3. Proses seleksi calon tenaga kerja yang mendaftar
  4. Pengenalan perusahaan serta melakukan orientasi
  5. Pelaksanaan kerja
  6. Evaluasi kinerja yang telah dilakukan
  7. Memberikan reward atau punishment sesuai hasil evaluasi yang dilakukan
  8. Memberikan pengembangan atau jenjang karir

4. Coordinating (Pengarahan atau Koordinasi)

Fungsi ini bertujuan mengarahkan atau mengendalikan agar dapat meningkatkan keefektifan dan juga efisiensi kerja agar lebih maksimal. Terdapat beberapa aktivitas yang harus dilakukan agar perusahaan memiliki fungsi manajemen pengelolaan yang baik, diantaranya:

  1. Menerapkan serta mengimplementasikan kepemimpinan, bimbingan maupun motivasi terhadap karyawan agar bisa bekerja secara nyaman, baik, dan maksimal.
  2. Memberi tugas dan penjelasannya secara rutin terkait jobdesk atau masalah pekerjaan.
  3. Menjelaskan seluruh kebijakan yang berlaku dan telah ditetapkan perusahaan.

Ada baiknya, fungsi ini bisa dipegang dan digerakkan oleh pemimpin atau manajer yang kompeten dan berdedikasi tinggi terhadap perusahaan. Karena jika di tengah perjalanan perusahaan mengalami masalah serius, maka pemimpin tersebut diharapkan bisa memberi solusi terbaik untuk perusahaan.

5. Controlling (Pengawasan)

Fungsi ini bertujuan untuk menilai pekerjaan yang telah dilakukan oleh seluruh SDM yang ada di perusahaan. Fungsi pengawasan ini sangat penting dilakukan untuk menentukan kualitas layanan atau produk yang dihasilkan perusahaan berjalan dengan baik atau tidak.

Itulah beberapa fungsi manajemen perusahaan. Nah, salah satu cara mengelola SDM perusahaan dengan baik adalah dengan memberikan dan menyusun benefit karyawan. Apa benefit karyawan yang sudah kamu berikan ke karyawan? Jika kamu belum menyusunnya dengan baik, cobalah mulai berikan benefit gaji dibayar di muka.

Dengan memberikan gaji dibayar di muka, kamu sebagai pihak manajemen telah menunjukkan rasa peduli kepada karyawan, terutama dalam menghadapi masalah keuangan mereka. Kamu tidak perlu menggunakan anggaran perusahaan untuk memberikan benefit ini, karena sekarang kamu bisa memanfaatkan aplikasi KINI.id.

Melalui aplikasi KINI.id, kamu bisa dengan mudah memberikan benefit pembayaran gaji di muka dengan mudah dan aman. Jadi tunggu apalagi? Daftarkan seluruh karyawan ke dalam aplikasi KINI.id dan dapatkan manfaatkannya!